RENCANA BESAR

oleh Zoraya's Zone

Teman-teman blogger yang baik hati, tolong bantu si cumi ini. Menurut kalian, apa sih "RENCANA BESAR" itu? Si Cumi satu ini tengah bingung mengkaji makna sebenarnya dari kata itu. Hmm... mungkin sebuah konsepsi untuk masa depan. Seperti rencana menikah mungkin, naik haji, atau jadi presiden kali... walah..... jadi bingung.
Rencana besar....rencana besar.... rasanya banyak sekali rencana besar di kepala si cumi satu ini, sampai-sampai rasanya sulit sekali untuk digambarkan dengan kata-kata (wew... emangnya kata-kata bisa buat menggambar ya?) :p
Tapi si cumi udah punya referensi dari Padi, nih dia....

Bisakah aku singgah di hatimu
Berharap sebentuk cinta yang tulus
Sesuatu yang ku percaya ada tersimpan di sana

Terlalu lama aku harus terdiam
atau mungkin ku tak percaya sungguh, akan kesempatan dan kemungkinan yang terjadi nanti
Sebab ku yakin ada pintu terbuka diantara hatiku dan hatimu

Its been years since we’ve met
And days had gone by
Now its time to make up my mind
And I hope that we can make it to the end

Jika aku harus berhitung benar akan kemungkinan yang bisa ada
Bila aku memiliki dirimu bahagialah aku

Bila firasat ini memang benar mencintaimu adalah maksud
Dari… sebuah Rencana Besar merubah hidupku

Sebab ku yakin ada pintu terbuka diantara hatiku dan hatimu

Its been years since we’ve met
And days had gone by
Now its time to make up my


Rencana adalah suatu konsep yang terarah atau tidak tergantung kepada skala prioritasnya.

Seperti kata blogger kita bung Diki Satya dalam tulisannya bahwa "Masing-masing diri kita adalah desainer ulung dalam membuat sebuah rancangan. Apalagi rancangan tersebut memuat gambar diri kita di dalamnya. Tentunya, dengan kualifikasi yang kita punya, kita bisa membuat suatu gambaran yang sempurna tentang rencana itu. Dengan menyesuaikan dengan ego, berdebat dengan harapan -apakah diformulasikan lebih tinggi atau pas-pasan aja-, sedikit toleransi dengan pihak lain dan sukur-sukur dedi dores! (dengan disertai doa restu). Maka jadilah rancangan besar itu. Begitu indah, begitu sempurna."

Si cumi yang satu ini benar-benar bimbang dengan rencana besarnya. Memang sih rencana adalah hak setiap insan. Tapi terkadang rasanya sulit sekali membayangkan ketika apa yang sudah direncanakan ternyata tidak berpihak kepada kita. Mungkin sedikit support dari pihak yang bersangkutan dapat membantu jalannya suatu rencana.

Hmm... rencana ...oh rencana.... kita semua mempunyai rencana seperti si cumi ini, tapi kembali ke laptop.... "Kita boleh berencana tapi Tuhan jualah yang menentukan". Untuk itu teruslah berusaha... singsingkan lengan bajumu, gulung celanamu biar kalo ujan ga kena bechek, dan teruslah berdoa biar masuk surga. Amin.... (lha kok...kesini ya?)

NB: thx buat teman-temanqu yang udah ngebantu, buat deden(thx liriknya), fahmi_semarang(thx masukannya), pak Taru(untuk tawaran rencana masa depan, oke juga tuh), bro Alex, pak Dedy. Thx 4 u'r support.


Readmore »»

Baby biscuits

oleh Zoraya's Zone

Biskut berbentuk bayi dari serbuk almond !
sanggup menggigitnya?
Aduuh klo biskuitnya bentuk kayak gini ..iiihh ga tega.. n serasa kanibal.. dech






Dari: "naomi.am..suhartono@jpmorgan.com"
Kepada: hrx_go@yahoo.co.id; csa@selindo.com
Readmore »»

Seandainya Cinta Laura Jadi Gubernur DKI

oleh Zoraya's Zone

Dari: "naomi.am.suhartono@jpmorgan.com"
Kepada: david_elias@digi.net.id; reynold_302@yahoo.com; toms_as2005@yahoo.com; lya_dakota@yahoo.co.id; tya_bjosastro87@yahoo.co.id; ninagradiva@gmail.com; andi.kurniawan@astra-honda.com; edo_penjahat@yahoo.co.id; csa@selindo.com; lees_lvs@yahoo.co.id; hrx_go@yahoo.co.id; n0ir_chan@yahoo.com; vreejc@yahoo.com; beeluvjc@yahoo.com; nopha_ndutz@yahoo.co.id; linda.p.sari@restricted.chase.com; meriska.x.pitaloka@jpmorgan.com; reinhard.h.siahaan@jpmorgan.com; lenly.chrisma@Allianz.co.id; lenly_wwld@yahoo.co.id; merly.natalia@trans7.co.id;harrison rigo hrx_go@yahoo.co.id

Akhir-akhir ini cuaca emang ga bisa diajak kompromi. Hutjaan...becheek...ga ada ojheek...
jadi chuapeech dech...
Readmore »»

PLUU... PELGI KAU DALI CINI...!

oleh Zoraya's Zone

rayyan.files

Huuffff..... betapa tersiksanya hidoep ini....

Flu... oh...flu....

Please... jangan ganggu aku dulu.... hik..hik...
Gimana aku bisa kerja? please.... help me....








Readmore »»

"BEBASKAN TEMAN KAMI"

oleh Zoraya's Zone

Tanggal 24 Mei 2008 pagi aku berencana mampir sebentar ke kampus sebelum menghadiri acara wisuda anak UNAS. Eh ga taunya dari depan gedung Balai Rakyat Pasar Minggu, jalanan udah dijaga aparat polisi dan pengguna jalan dialihkan ke jalan yang lainnya. Alhasil aku ga jadi mampir kampus dan langsung menuju ke Balai Sudirman untuk menghadiri undangan wisuda teman-teman seperjuanganku yang baru lulus. Riuh suara riang yang sedang bersuka cita tiba-tiba terasa perih menusuk sampai ke ulu hati. Ratusan teman kami yang sedang berada di lokasi kampus diboyong secara biadab oleh pihak berseragam cokelat yang katanya melindungi HAM masyarakat dengan alasan mengendalikan unjuk rasa demi keamanan warga. Mereka datang dengan perlengkapan laksana prajurit yang sedang bertempur di medan perang. Tindakan aparat telah mengakibatkan sejumlah mahasiswa dan anggota satpam Unas cedera serta rusaknya berbagai fasilitas kampus.

Semoga saja persoalan kekerasan aparat tidak dialihkan ke persoalan narkoba yang katanya telah ditemukan sejumlah botol minuman keras, jerigen berisi minyak tanah, lintingan ganja, dan senjata tajam. Setahu saya pribadi selaku orang yang lumayan lama menimbah ilmu dan bersosialisasi di lingkungan kampus UNAS, mengenai persoalan botol miras yang ditemukan bisa saja kesalah pahaman atau mungkin trik pembenaran aparat untuk membela diri. Karena sehari setelah kejadian itu tepatnya sepulang dari tempat kerja, saya menyempatkan diri mampir untuk melihat keadaan kampus. Dan ternyata ruang praktek mahasiswa Akademi Pariwisata telah diporak-porandakan oleh aparat. Dan semua botol, kok, hilang diangkut pihak aparat. Padahal dari unjuk rasa itu, sebenarnya mahasiswa hanya ingin menyampaikan aspirasinya. Cuma, realitasnya, ada pihak-pihak yang mendorong terjadinya anarki dan kekerasan. Ingin membenturkan pihak mahasiswa dengan aparat. Alhasil teman-teman kami jadi korban, fasilitas kampus kami porak-poranda, sisa-sisa darah yang telah beku seolah-olah menjadi saksi bisu insiden UNAS.
"BEBASKAN TEMAN KAMI" atau kami akan menuntut Kepala Polres Jakarta Selatan Kombes Chairul Anwar dinonaktifkan karena tidak mampu menguasai keadaan dan malah memerintahkan anak buahnya melakukan penyerangan.
Readmore »»